Mengenal Zat Tambahan pada Makanan

Posted: 14/10/2012 in Uncategorized

  Sekarang ini sudah banyak sekali makanan yang kita lihat memiliki warna  yang bermacam macam dengan ketahanan yang sangat lama. Sudah tentu ada zat tambahan yang di tambahkan pada bahan pembuatan makanan tersebut. Tujuannya adalah untuk menarik minat dari para konsumen. Warna yang menarik sudah tentu akan membuat kita yang melihat menjadi penasaran dan ingin mencoba rasa dari makanan tersebut. Tapi tahukah kita kalau zat tambahan tersebut juga memiliki dampak negatif yang sangat berbahaya untuk tubuh kita bila di konsumsi secara berlebihan ? Ya pada artikel kali ini saya akan membahas tentang zat tambahan pada makanan serta dengan bahaya nya.

  Zat aditif adalah bahan tambahan makanan yang berguna sebagai pelengkap pada produk makanan dan minuman. Bahan ini umumnya diperluakan untuk menambah rasa, melembutkan tekstur dan mengawetkan makanan.

Pewarna makanan akan aman-aman dan sehat-sehat saja jika bahan yang di gunakan untuk mewarnai makanan tersebut berasal dari zat alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Contoh, untuk rasa manis di gunakan gula tebu dan madu, sedangkan daun suji, kunyit, gula merah dan daun jati di tambahkan untuk memberi warna pada makanan atau minuman. Namun sayang nya hal tersebut hanya banyak di gunakan pada zaman dahulu, karena saat ini sudah jarang sekali orang yang mau menggunakan zat alami dengan alasan lebih mudah mendapatkan dan menggunakan zat tambahan sintetis atau buatan. Zat tamabahan sintetis ini memiliki sifat lebih berbahaya bagi kesehatan manusia bila di konsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.

  Menurut BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), ada 2 macam kategori zat aditif pada makanan. Pertama, zat aditif yang di izinkan untuk di gunakan dengan jumlah penggunaan maksimum, Kedua,  zat aditif yang di larang di gunakan pada pangan, karena memang bersifat membahayakan kesehatan. Penggunaan zat aditif yang berlebihan dan terus-menerus dapat membahayakan kesehatan. Hal ini di sebabkan sifat zat aditif yang mutagenik / karsinogenik  sehingga dapat menimbulkan kelainan genetik, kanker, penuaan sel, dan kerusakan organ yang lain.

  Berikut ini adalah beberapa dampak negatif zat aditif bagi tubuh manusia :

1.     Penyedap rasa, seperti MSG, dapat membuat kerusakan otak, kelainan hati, hipertensi, stres, demam tinggi, penuaan dini, alergi kulit, mual, muntah,
         migrain, asma, ketidakmampuan belajar, dan depresi.
2.     Pemanis buatan, seperti sakarin dan aspartan, dapat menyebabkan kanker kantong kemih dan gangguan saraf dan tumor otak.
3.     Pewarna sintetis, banyak di temui pada sirup dan kue, dapat menimbulkan alergi dan kanker hati.

4.     Formalin, dapat menyebabkan kanker dan dapat merusak sistem saraf.

5.     Boraks, dapat menimbulkan rasa mual, muntah, diare, sakit perut, penyakt kulit dan kerusakan ginjal.

6.     Pewarna Rhodamin B dapat meneyebabkan kanker dan menimbulkan keracunan pada paru-paru, maag,

         tenggorokan, hidung dan usus.

  Kita sebagai konsumen memang harus waspada dan teliti dalam memilih makanan,  sebaiknya makan bahan-bahan alami. Kalaupun kita menggunakan produk olahan sudah jadi, perhatikan komposisi kandungannya dan memilih produk yang paling sedikit menggunakan zat aditifnya. Khusus untuk formalin,  kita dapat mengetesnya terlebih dahulu pada makanan dengan mencelupkan kertas indikator pada air rendaman makanan tersebut. Apabila berubah warna, bisa di pastikan bahwa makanan tersebut menggunakan formalin. Di karenakan banyak pihak yang menggunakan formalin tersebut sekarang, kertas indikator tersebut juga semakin mudah di dapatkan untuk mengetesnya. Untuk mendapatkan kertas indikator tersebut kita dapat membelinya di apotik da toko obat.

  Sekian artikel yang dapat saya tulis tentang zat aditif atau zat tambahan makanan. Semoga kita dapat menjadi konsumen yang pintar setelah membaca dan merenungkan bahayanya bagi kesehatan kita, kita dapat berhati-hati dan lebih waspada lagi dalam memilih dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang menggunakan zat aditif. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s