Makanan Penambah Stamina saat Berolahraga

Posted: 11/11/2012 in Uncategorized

       Banyak sekali orang yang memliki masalah dengan berat badannya, ada yang ingin menakkan berat badan karena ia merasa keurusan dan ada juga yang ingin menurunkan berat badannya karena merasa kegemukan. Kali ini saya akan membahas tentang bagi yang ingin menurunkan berat badan, karena saya juga dulu tergolong orang yang merasa kegemukan dan hampir mengalami obesitas.

       Tidak sedikit orang yang menggunakan obat obatan untuk menurunkan berat badannya. Karena ia berfikir dengan menggunakan obat tersebut akan mendapatkan hasil yag maksimal dan dengan usaha yang minimal, maksudnya adalah tidak memakan waktu. Namun sebenarnya cara mendapatkan tubuh langsing dan padat yang paling baik adalah melalui olahraga. Namun, kesalahan yang sering dilakukan saat olahraga adalah mengurangi asupan makanan. “Mengurangi asupan makanan ini bukan cara yang tepat karena makanan adalah sumber energi untuk beraktifitas,” tukas Nancy Clarck, MS, RD, ahli gizi olahraga. Ditambahkan Nancy, agar bisa berolahraga dengan efektif dan mendapat hasil yang diinginkan, cara para atlet ini mengatur pola makannya patut ditiru.

       Nancy mengungkapkan bahwa para atlet melakukan diet seimbang dengan banyak mengonsumsi buah dan sayuran. Biasanya mereka akan mengonsumsi karbohidrat kompleks sebelum latihan. Dan setelah latihan, mereka akan diberi asupan makanan yang mengandung glikogen, karbohidrat, protein tanpa lemak untuk perbaikan otot.

       Berikut beberapa makanan yang biasa disantap oleh beberapa atlet peraih medali emas di Olimpiade seperti Dara Torres (perenang), Shawn Johnson (pesenam), dan Timmy Duggan (bersepeda). Jenis makanan-makanan ini dianggap ideal bagi mereka untuk membantu menstabilkan berat badan dan tetap sehat.

1. Pisang
Konsumsi pisang bisa memberikan beragam nutrisi seperti kalium, vitamin C, vitamin B6, dan karbohidrat. “Pisang memiliki energi tinggi dan mudah dicerna tubuh dan menjadi makanan ringan yang sempurna sebelum olahraga,” tukas Timmy Duggan.

2. Susu dan yogurt
Agar tubuh tetap berenergi, atlet renang Dara Torres selalu mengonsumsi susu cokelat organik setiap kali latihan. “Saat selesai latihan tubuh akan terasa lelah, dan susu bisa membantu memulihkan energi,” tukas Dara.

Dari sisi gizi, Clark sepakat bahwa susu dan yogurt merupakan sumber karbohidrat, protein dan kalsium yang baik untuk memperkuat tulang. Susu sangat baik bagi Anda yang senang olahraga keras, karena karbohidrat dari gula dalam susu bisa membantu meningkatkan energi sebelum latihan dan membantu penyimpanan glikogen di otot setelah latihan. Namun, sebaiknya konsumsi susu rendah lemak agar lebih mudah dicerna.

3. Kacang-kacangan
Clark menegaskan bahwa kacang merupakan ‘teman’ terbaik para atlet, karena kacang bisa menjadi sumber energi yang sempurna sekaligus makanan diet. Bagi atlet, selai kacang adalah makanan pemulihan energi yang baik karena kandungan protein dan karbohidrat di dalamnya. Selain itu, kacang juga diketahui bisa melindungi jantung dan mencegah timbunan lemak dalam jangka panjang. Namun, hindari konsumsi kacang sebelum jogging atau lari. Kandungan karbohidrat, protein, dan lemak yang terkandung membuat kacang lambat dicerna, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Oatmeal
Oatmeal merupakan makanan yang populer bagi atlet karena makanan ini memberi energi yang bertahan lama, karena dicerna dengan lambat. Agar lebih nikmat, cobalah tambahkan buah kering atau segar, susu, kacang, atau yogurt ke dalamnya.

5. Salad
“Selama pelatihan, saya selalu makan salad dengan tambahan ayam, atau ikan,” tukas pesenam asal AS, Shawn Johnson. Protein yang ditambahkan dalam salad ini berfungsi untuk menambah energi dan perbaikan otot. “Agar lebih berenergi, kombinasikan salad dengan kacang-kacangan, jagung, bit, atau crouton panggang (roti panggang),” saran Clark.

6. Jeruk
Saat berolahraga, otot akan merasa lelah dan mungkin saja mengalami nyeri. Asupan vitamin C dalam jeruk dan buah akan emmbantu untuk memperbaiki otot. Makanan yang tergolong baik baik untuk otot, antara lain jeruk, berry, nanas, jeruk, pisang, stroberi dan yogurt.

7. Buah kering
Terkadang, banyak orang menghindari buah kering karena dianggap mengandung banyak kalori. Padahal menurut Clark, buah kering ini memiliki portabilitas, kepadatan nutrisi, dan karbohidrat yang baik dan menjadi pilihan makanan yang sehat. Buah kering ini baik dikonsumsi saat akan melakukan olahraga berat seperti bersepeda atau hiking.

8. Lemak baik
Tak selamanya lemak bersifat jahat dan meningkatkan bobot tubuh Anda. Lemak yang terkandung dalam minyak zaitun, ikan, alpukat, kacang dan biji-bijian dapat melindungi jantung dan meningkatkan energi. Menurut Clark, penelitian menunjukkan bahwa atlet profesional menunjukkan performa yang lebih baik ketika diberi asupan lemak baik yang lebih tinggi. Lemak ini akan disimpan dalam otot dan dipergunakan sebagai bahan bakar selama latihan. “Sebelum bersepeda, saya selalu mengonsumsi lemak dan protein agar lebih kenyang dan kuat selama latihan,” jelas Duggan.

       Ya itulah beberapa makanan yang dapat menambah energi kita saat berolahraga. Dan jangan sampai kita mengurangi asupan makanan ketika kita banyak melakukan olahraga untuk mendapatkan tubuh yang langsing (menurunkan berat badan). Karena hal tersebut juga kurang baik untuk tubuh kita dan akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan kita, karena jika kita mengurangi asupan makanan maka akan berkurang juga asupan gizi dan energinya.

 

 

Sumber :  kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s